Showing posts with label Konfigurasi. Show all posts
Showing posts with label Konfigurasi. Show all posts

Konfigurasi Routing Statik Pada MikroTik Mode Wireless


Assalamualaikum Wr.Wb


Kali ini saya akan berbagi sedikit mengenai cara konfigurasi routing statik pada mikroTik, namun kali ini saya akan membahas yang menggunakan mode wireless atau tanpa kabel.

A. Pengertian
     Wireless Point to Point adalah koneksi komunikasi nirkabel antara dua titik, dimana satu host (access point) terhubung dengan hanya satu client (station).Penerapan Wireless Point to Point pada MikroTik membutuhkan lisensi minimal lisensi level 3 dengan mode bridge-station.Wireless Point to Point pada MikroTik juga dapat dilakukan dengan metode routing maupun bridging.

B. Latar Belakang
     Metode Routing dilakukan dengan cara memberikan IP Address pada interfaces Wlan dan Ether dengan sekmen jaringan yang berbeda, sehingga untuk menghubungkan dua sekmen berbeda tersebut dapat dilakukan routing baik itu secara static ataupun secara dynamic.


C. Maksud dan Tujuan
     Mengkonfigurasikan koneksi komunikasi antara dua titik dengan mode wireless (nirkabel) untuk menghubungkan dua segmen yang berbeda dengan routing static.

D. Alat dan Bahan
  • 2 Mikrotik Routerboard ( saya RB941-2ND )
  • 2 Kabel UTP
  • Laptop Sebagai Client dan Laptop Sebagai Remote Mikrotik
E. Tahap Pelaksanaan

1. Yang pertama, silahkan login ke MikroTik anda melalui winbox, jika sudah masuklah ke menu Interfaces, lalu berilah nama Port yang mengarah ke Client dan juga beri nama wlan yang digunakan untuk wirelessnya.

a.) Router A :

b.) Router B :

2. Selanjutnya konfigurasikan wlan untuk menyambungkan kedua MikroTik nya.
a.) Router A :
- interface wireless enable wlan1
- interface wireless set mode=ap-bridge
- interface wireless set band=2ghz-b/g
- interface wireless set ssid=Tes Routing

b.) Router B :
- Untuk konfigurasi wlan pada Mikrotik router b nya, pertama scan terlebih dahulu, klik menu scan.Klik wlan yang telah kita buat tadi yaitu Tes Routing, kemudian klik Connect.

- Jika sudah klik apply, lalu OK.

3. Kemudian jika proses konfigurasi wlan1 sudah selesai selanjutnya kita beri IP address di masing-masing MikroTik nya, untuk menambahkanya klik menu IP pada winbox lalu pilih Addresses.
a.) Router A :
- ip address add address=192.168.1.1/24 interface=ether2
- ip address add address=192.168.2.1/24 interface=wlan1

b.) Router B :
- ip address add address=192.168.3.1/24 interface=ether2
- ip address add address=192.168.2.2/24 interface=wlan1

4. Nah supaya PC Client yang berada di Router A dan Router B bisa saling berhubungan maka perlu ditambahkan Routing Static pada masing-masing Router.
a.) Router A :
- ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.2.2
- ip route add dst-address=192.168.3.1/24 gateway=192.168.2.2


b.) Router B :
- ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.2.1
- ip route add dst-address=192.168.1.1/24 gateway=192.168.2.1




5. Selanjutnya kita uji Routing Static mode wireless yang kita buat, aturlah terlebih dahulu IP pada PC Client, hal ini dilakukan karena kali ini kita membuat Routing Static yang tidak memberikan IP otomatis seperti DHCP.Kita atur misal Client untuk Router A 192.168.1.2 dan Client untuk Router B 192.168.3.2.
    Jika Client sudah anda beri IP secara static, selanjutnya silahkan anda bukalah terminal pada PC Client anda lalu coba ping untuk mengetes apakah kedua Client dari Router yang berbeda dapat saling berkomunikasi.
a.) Client Router A :
- Kita ping gateway dan IP Client Router B nya.

b.) Client Router B :
- Sama seperti diatas, kita ping terlebih dahulu gateway, kemudian ping IP Client Router A.

F. Kesimpulan
    Sekarang kita bisa menghubungkan dua segmen network yang berbeda dengan mode nirkabel sehingga client bisa saling berkomunikasi.

G. Referensi

- https://mikrotikindo.blogspot.co.id/2013/05/contoh-seting-routing-statik-pada.html

- Semoga Bermanfaat -

Routing Static Dengan 2 MikroTik


Assalamualaikum Wr.Wb


Kali ini saya akan berbagi sedikit mengenai cara konfigurasi routing static dengan menggunakan 2 mikrotik.

A. Pengertian
   Static routing (Routing Statik) adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statik yang di setting secara manual oleh para administrator jaringan. Routing static pengaturan routing paling sederhana yang dapat dilakukan pada jaringan komputer. Menggunakan routing statik murni dalam sebuah jaringan berarti mengisi setiap entri dalam  forwarding  table  di  setiap router yang berada di jaringan tersebut.


B. Latar Belakang
     Saya memilih routing  statik  dalam  sebuah  jaringan  lokal  yang kecil ini karena bukanlah suatu masalah jika  hanya memasukkan beberapa  entri  yang perlu  diisikan  pada  forwarding table di setiap router dan sebagai bahan praktek pembelajaran.

C. Maksud dan Tujuan
     Routing static lebih mudah dioperasikan pada jaringan lokal yang kecil karena kita hanya memasukkan beberapa entri yang perlu diisikan pada forwarding tabel disetiap router dan ini juga sebagai bahan praktek pembelajaran.

D. Alat dan Bahan
  • 2 Buah Mikrotik
  • 4 Kabel Tipe Straight
  • 2 PC Sebagai Client
E. Tahap Pelaksanaan

1. Masuk ke MikroTik melalui Winbox lalu silahkan ubah nama MikroTik anda, misal Router A atau Router B tujuannya agar anda tidak salah atau keliru dalam melakukan konfigurasi ini.

2. Konfigurasi Pada Router A :
a.) Masuk ke Menu Interfaces dan ubah nama identitas setiap Ethernet agar tidak mengalami kesalahan ketika konfigurasi. Pada contoh topologi diatas saya memberikan menandai Ether 1 ke laptop client sedangkan Ether 2 ke Router B.

b.) Masuk ke Menu IP > Address List > [+] untuk memberikan alamat Address disetiap Ether-nya (contoh pada topologi).

c.) Agar antara PC client router A dan client router B dapat saling berkomunikasi, maka anda harus menambahkan routing static pada masing-masing router sebagai penghubung keduanya. Masuk ke Menu IP > Routes > [+], kemudian isikan Dst. Address 0.0.0.0/0 Gateway 192.168.2.2

d.) Masukkan network untuk jalur ke client router B Dst. Address 192.168.3.0/24 (IP address client router B)

e.) Pastikan konfigurasi yang telah anda masukkan tadi "reachable ether 2" (seperti pada gambar dibawah ini)

3. Konfigurasi Pada Router B :
a.) Langkah pertama sama seperti ketika menyetting router A, yaitu menandai (memberi identitas) setiap ether yang terhubung dengan kabel.

b.) Isikan IP address sesuai topologi yang telah anda rencanakan.

c.) Masukkan IP Address dari Client router A (sesuai topologi). Dst. Address 192.168.1.1 Gateway 192.168.2.1

d.) Jika dalam memberikan IP Routes sukses maka akan "reachable", namun jika gagal akan "unreachable".

4. Proses Pengujian
a.) Ping dari Client Router A
- Dari Client rouer A ping ke IP 192.168.2.2 (ether 1 router B) dan hasilnya ttl.
- Kemudian ping gateway dari Client Router B, hasilnya ttl.
- Client Router A ping Address dari client Router B, hasilnya ttl.
b.) Ping dari Client Router B
- Ping Gateway ether 2 pada router A, hasilnya ttl
- Ping IP ether 2 pada router A, hasilnya ttl.
- Ping gateway Client di Router A, hasilnya ttl.
- Ping IP dari Client Router A, dan hasilnya ttl

F. Kesimpulan
    Routing static pada Mikrotik telah berhasil. Dan satu hal yang harus anda ingat, dalam proses melakukan Routing ini anda harus memliki ketelitian dan pemahaman yang cukup walaupun ini merupakan dasar dari proses routing.

G. Referensi

- https://mikrotikindo.blogspot.co.id/2013/05/contoh-seting-routing-statik-pada.html

- Semoga Bermanfaat -

Konfigurasi VLAN Trunk Menggunakan 3 MikroTik


Assalamualaikum Wr.Wb


Kali ini saya akan berbagi sedikit mengenai cara konfigurasi VLAN trunk menggunakan 3 buah mikrotik. Artikel kali ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya yaitu Konfigurasi VLAN Trunk Menggunakan 2 Mikrotik. Dimana untuk pengertian, latar belakang, serta maksud dan tujuan dapat dibaca di artikel sebelumnya tersebut, sehingga pada artikel kali ini saya hanya akan membahas cara konfigurasi mikrotik yang berada di tengah. Untuk mikrotik yang lainnya dapat anda baca pada artikel saya sebelumnya diatas.

A. Alat dan Bahan
  • 3 MikroTik Routerboard
  • 6 Kabel UTP (Straight)
  • 4 PC Sebagai Client
B. Tahap Pelaksanaan

1. Pertama, silahkan anda tambahkan interfaces bridge terlebih dahulu. Caranya silahkan ke menu Interfaces -> [+] -> Bridge disini misal saya beri nama br-trunk


2. Kemudian pindah ke menu Bridge untuk menambahkan beberapa Port. Dengan cara klik menu Bridge > Port > [+] > Interfaces = ether3, Bridge = br-trunk lalu Bridge > Port > [+] > Interfces = ether4, Bridge = br-trunk

3. Selanjutnya silahkan anda uji konfigurasi tersebut apakah sudah berhasil. Untuk mengetahui apakah proses Setting Vlan Trunk menggunakan 3 Mikrotik berhasil atau tidak, tentunya kita membutuhkan pengujian. Nah, Berikut langkah pengujiannya :
  • Pada client dengan vlan100 router 1 tancapkan pada Eth. 3 router 1 lalu berikan IP Address misal 192.168.10.1 prefix 27 pada edit connection.
  • Client dengan vlan100 router 2 tancapkan ke Eth. 3 router 2 lalu berikan IP Address misal 192.168.10.2 prefix 27.
Kemudian anda ping lewat terminal kedua IP tersebut secara bergantian, jika berhasil maka akan ttl
 - Selanjutnya anda coba yang vlan200-nya

  • Pada client dengan vlan200 router 1 tancapkan ke Eth. 4 router 1 dan berikan IP yang harus beda dengan network vlan10, misal 192.168.20.1 prefix 27.
  • Client dengan vlan200 router 2 tancapkan ke Eth. 4 dan berikan IP Address misal 192.168.20.2 prefix 27.
C. Kesimpulan
     Kesimpulan saya pada artikel kali ini adalah bahwa jika kita ingin mencoba menggunakan 3 Mikrotik untuk VLAN, kita cukup menambahkan beberapa konfigurasi pada mikrotik yang akan disambungkan ke 2 mikrotik sebelumnya. Tentunya 2 mikrotik sebelumnya harus telah dikonfigurasi terlebih dahulu.

D. Referensi

-  Buku vlans on mikrotik environment BLC Telkom-KPLI Klaten

Konfigurasi VLAN Trunk Menggunakan 2 MikroTik


Assalamualaikum Wr.Wb


Kali ini saya akan berbagi sedikit mengenai bagaimana cara konfigurasi VLAN trunk menggunakan 2 Mikrotik.

A. Pengertian
     Virtual LAN (VLAN) merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda. Vlan dibuat dengan menggunakan jaringan pihak ke tiga.

B. Latar Belakang
    VLAN merupakan sebuah bagian kecil jaringan IP yang terpisah secara logik. VLAN memungkinkan beberapa jaringan IP dan jaringan-jaringan kecil (subnet) berada dalam jaringan switched switched yang sama. Agar computer bisa berkomunikasi pada VLAN yang sama, setiap computer harus memiliki sebuah alamat IP dan Subnet Mask yang sesuai dengan VLAN tersebut. Switch harus dikonfigurasi dengan VLAN dan setiap port dalam VLAN harus didaftarkan ke VLAN. Sebuah port switch yang telah dikonfigurasi dengan sebuah VLAN tunggal disebut sebagai access port.

C. Maksud dan Tujuan
   Sebuah VLAN memungkinkan seseorang  untuk menciptakan sekelompok peralatan yang secara logic dihubungkan satu sama lain. Dengan VLAN, kita dapat membagi jaringan switch secara logik berdasarkan fungsi, departemen atau project team.

D. Alat dan Bahan
  • 2 Buah MikroTik
  • 5 Kabel UTP Straight
  • 4 PC / Laptop Sebagai Client
  • Winbox ( Installed )
E. Tahap Pelaksanaan

1. Langkah pertama, tambahkan 2 VLAN ID terlebih dahulu yaitu Vlan-100 dan Vlan-200

2. Pilih "Interfaces > [+] > VLAN". Berikut langkah-langkahnya :

3. Kemudin silahkan buat bridge dengan nama "br-vlan100 dan br-vlan-200".
Pilih tab "interfaces > [+] > bridge".


4. Lalu pindah ke tab bridge untuk menambahkan port pada masing-masing bridge yang telah anda buat tadi.
Tab "Bridge > Port > [+]"
  • Bridge vlan-100 dengan br-vlan100
  • Bridge vlan-200 dengan br-vlan200   
  • Bridge Eth. 3 dengan br-vlan100   
  • Bridge Eth. 4 dengan br-vlan200

Proses Pengujian
Nah, jika proses setting diatas telah anda lakukan dan anda ingin mengetahui apakah vlan trunk berhasil atau tidak, maka :
  1. Pada client dengan vlan100 router 1 tancapkan pada Eth. 3 router 1 lalu berikan IP Address misal 192.168.10.1 prefix 27 pada edit connection.
  2. Client dengan vlan100 router 2 tancapkan ke Eth. 3 router 2 lalu berikan IP Address misal 192.168.10.2 prefix 27.
Kemudian anda ping lewat terminal kedua IP tersebut secara bergantian, jika berhasil maka akan ttl, selanjutnya anda coba yang vlan200-nya :
  1. Pada client dengan vlan200 router 1 tancapkan ke Eth. 4 router 1 dan berikan IP yang harus beda dengan network vlan10, misal 192.168.20.1 prefix 27.
  2. Client dengan vlan200 router 2 tancapkan ke Eth. 4 dan berikan IP Address misal 192.168.20.2 prefix 27.
F. Kesimpulan
    Proses konfigurasi Vlan Trunk Pada Mikro-Tik telah berhasil dan dapat saling terhubung serta bertukar data, namun dari pengalaman saya ketika melakukan setting ini. Ternyata jika kami koneksikan antara client yang memiliki vlan ID berbeda tidak akan bisa bertukar data karena client tsb memiliki network dan vlan ID yang berbeda juga.

G. Referensi

-  Buku vlans on mikrotik environment BLC Telkom - KPLI Klaten

Monitoring MikroTik Dengan Menggunakan MGRT / Graphing


Assalamualaikum Wr.Wb


Kali ini saya akan berbagi sedikit mengenai cara monitoring mikrotik menggunakan sebuah tool yang bernama graphing.

A. Pengertian
     MRTG / Graphing merupakan tool bawaan pada mikrotik yang difungsikan untuk memantau perubahan parameter - parameter pada setiap waktu. perubahan-perubahan itu berupa grafik up to date dan dapat di akses menggunakan webrowser.

B. Latar Belakang
     MRTG / Graphing sendiri merupakan sebuah tool penting yang sering NOC (Network Operating Center) gunakan untuk memonitoring perangkat - perangkat jaringan dan trafick jaringan yang sedang berjalan.

C. Maksud dan Tujuan
     Dapat menggunakan graphing dengan benar sehingga dapat memantau trafik penggunaan jaringan yang sedang berjalan.

D. Alat dan Bahan
  • MikroTik
  • PC Client
E. Tahap Pelaksanaan

1. Langkah pertama, pilih menu tools -> Graphing.




             Dengan tools graph, anda bisa melakukan monitoring terhadap beberapa parameter pada router dan menyajikannya dalam bentuk grafik. Grafik ini bisa dilihat dengan melakukan akses router via web, dengan format alamat http://[ip router]/graphs. Misal 192.168.8.1/graphs
             By default, tool graph ini belum melakukan perekaman data apapun jika dilihat via web browser belum terdapat data apapun. Dibutuhkan pengaturan parameter apa saja yang akan direkam serta tambahan policy jika dibutuhkan. Kali ini saya coba untuk monitoring besarnya traffik pada salah satu interface yaitu ether5.

2. Set graphing setting pada /tools graphing. Setting ini menentukan graph akan merekam data tiap berapa menit. Silahkan tambah interface ether5 pada tab "interface rule"

3. Tunggu beberapa saat, lalu akses kembali Graphs dari web browser. Akan muncul link sesuai nama interface yang direkam dalam graph. Klik link tersebut untuk melihat grafik bandwidth terrekam oleh graphs.

4. Berikut tampilan dari MGRT / Graphing dengan mengeklik ether 5 pada http://[ip router]/graphs di kolom url.

F. Kesimpulan
  Pengaktifan MGRT / Graphing pada MikroTik berhasil. Selain dalam konfigurasinya mudah, Graphing pada mikrotik juga dapat menampilkan informasi – informasi berupa :
  1. Resource Usage ( CPU, Memory dan Disk Image)
  2. Traffic yang melewati interface
  3. Traffic yang melewati Quee / Manajemen Bandwith
G. Referensi

- http://mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=81

Instalasi dan Konfigurasi GNS 3 Dengan Router Mikrotik dan QEMU di Linux Mint 17.3


Assalamualaikum Wr.Wb


Kali ini saya akan berbagi sedikit mengenai cara instalasi dan konfigurasi gns3 dengan router mikrotik dan qemu pada linux mint 17.3

A. Pengertian
     - GNS3 (Graphic Network Simulator) adalah software simulasi jaringan komputer berbasis GUI yang mirip dengan Cisco Packet Tracer. Namun pada GNS3 memungkinkan simulasi jaringan yang komplek, karena menggunakan operating system asli dari perangkat jaringan seperti cisco, mikrotik dan juniper.
     - QEMU adalah aplikasi yang dapat membuat vm yang berlisensi free. Awalnya, Qemu merupakan software untuk OS Linux, tapi sekarang qemu sudah dikembangkan agar dapat digunakan pada Windows.

B. Latar Belakang
     Latar belakang saya ingin menggunakan gns3, karena gns3 ini adalah sebuah software simulasi jaringan virtual dimana kita dapat mengkonfigurasi dan membangun sebuah rancangan jaringan berbasis virtual.

C. Maksud dan Tujuan
     Dapat menginstall dan mengkonfigurasi gns3 dengan router os mikrotik yang terintegrasi qemu dengan baik dan benar.

D. Alat dan Bahan
  • Koneksi Internet

E. Tahap Pelaksanaan

1. Yang pertama silahkan update terlebih dahulu linux mint dengan perintah # sudo apt-get update

2. Lalu silahkan install bebrapa paket dependencies tambahan untuk menginstall GNS3 dengan perintah # sudo apt-get install python3-setuptools python3-pyqt4 python3-ws4py python3-zmq python3-tornado python3-netifaces

3. Kemudian silahkan tambahkan alamat repository gns3-gui, lalu update, dan install dengan perintah yang berurutan yaitu # sudo add-apt-repository ppa:gns3/ppa && sudo apt-get update && sudo apt-get install gns3-gui

4. Lalu anda akan diminta untuk mengkonfirmasi seperti biasa tekan Y, ada keterangan besarnya jumlah paket yang akan di download.

5. Kemudian silahkan tambahkan arsitektur 32-bit, lalu update, dan install dependencies iou untuk gns3 nya dengan perintah # sudo dpkg --add-architecture i386 && sudo apt-get update && sudo apt-get install gns3-iou

6. Kemudian silahkan install qemu dan beberapa paket aplikasi tambahannya dengan perintah # sudo apt-get install wireshark qemu cpulimit

7. Untuk mengecek apakah gns3 sudah terinstall dengan benar silahkan buka terminal dan ketikkan perintah # gns3

8. Jika gns3 sudah terinstall dengan benar maka akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini.

9. Lalu silahkan anda buat folder baru, misal saya beri nama folder qemu_mikrotik

10. Kemudian silahkan copy file iso mikrotik tadi ke folder yang telah dibuat tersebut.

11. Kemudian silahkan buka terminal, dan pindah ke direktori yang telah dibuat tadi dengan perintah cd. Dan buat disk image di Qemu seperti perintah dibawah.

12. Setelah itu silahkan pilih router software yang akan diinstall, disini saya memilih semua dengan menekan a, kemudian saya install dengan menekan i.

13. Kemudian silahkan tekan enter untuk reboot.

14. Kemudian buka gns3, lalu silahkan klik edit lalu preferences.

15. Lalu pada tab pilih Qemu VM, beri nama lalu klik New.

16. Pada QEMU binary biarkan saja default, pada RAM anda dapat menyesuaikannya sesuai kebutuhan, kemudian klik Next.

17. Kemudian cari disk QEMU yang telah dibuat sebelumnya. Dan klik finish.

18. Kemudian klik apply dan oke seperti gambar dibawah ini.

19. Maka router board virtual pun siap dikonfigurasi sesuai keinginan.

F. Kesimpulan
    GNS3 ini dapat kita gunakan untuk keperluan pembelajaran dimana perangkatnya ini universal, tidak seperti Cisco Packet Tracer yang notabenenya adalah milik Cisco Inc dan hanya digunakan untuk perangkat Cisco.

G. Referensi

- https://www.gns3.com/support/docs/linux-installation
- mikrotikindo.blogspot.co.id